Kamis, 24 Juli 2008 | 14:26 WIB TEMPO Interaktif, SERANG:Sedikitnya 9.000 anak di Provinsi Banten menderita gizi buruk. Angka ini belum mencapai 1 persennya dari total seluruh balita di kawasan ini.
Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Keluarga Dinas Kesehatan Banten, Andi Suhardi, lemahnya daya beli warga akan bahan makanan menjadi penyebab tingginya kasus gizi buruk di Banten.
Sejauh ini, Andi mengaku sedang mengalakkan program pengelolaan gizi di setiap puskesmas di Banten. "Mudah-mudahan bisa membantu," kata Andi.
Mabsuti Ibnu Marhas. http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/07/24/brk,20080724-128932,id.html
|