15/04/2008 07:11 Transportasi
Liputan6.com, Jakarta: Perbaikan ruas Tol Jembatan Tiga, Pluit, Jakarta Utara, Senin (14/4), masih menimbulkan kemacetan panjang menuju dan dari arah Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banteng. Pasalnya, cuma ada satu jalur yang bisa dilalui kendaraan. Kemacetan diperkirakan masih berlangsung lama karena perbaikan baru selesai Juli mendatang.
Sementara itu, bangunan semi permanen kembali bermunculan di bawah kolong jalan tol. Di kolong Tol Papanggo, Jakut, misalnya. Bahkan, di lokasi ini ada yang menawarkan permainan bola sodok. Mereka mengaku sulit mencari lahan di Ibu Kota karena harganya mahal.
Namun tindakan tersebut mengundang bahaya, seperti kebakaran pada di kolong Tol Jembatan Tiga, Agustus 2007. Tak hanya nyawa yang terancam, pengguna jalan tol di atasnya juga bisa bernasib sial jika jalan tol yang dilalui tiba-tiba roboh. Karena itu, Pemerintah Provinsi DJI Jakarta tegas-tegas melarang warganya bermukim di kolong tol [baca: Ratusan Rumah Terbakar, Tol Bandara Ditutup].(BOG/Ido Sitompul)
Liputan6.com, Jakarta: Perbaikan ruas Tol Jembatan Tiga, Pluit, Jakarta Utara, Senin (14/4), masih menimbulkan kemacetan panjang menuju dan dari arah Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banteng. Pasalnya, cuma ada satu jalur yang bisa dilalui kendaraan. Kemacetan diperkirakan masih berlangsung lama karena perbaikan baru selesai Juli mendatang.
Sementara itu, bangunan semi permanen kembali bermunculan di bawah kolong jalan tol. Di kolong Tol Papanggo, Jakut, misalnya. Bahkan, di lokasi ini ada yang menawarkan permainan bola sodok. Mereka mengaku sulit mencari lahan di Ibu Kota karena harganya mahal.
Namun tindakan tersebut mengundang bahaya, seperti kebakaran pada di kolong Tol Jembatan Tiga, Agustus 2007. Tak hanya nyawa yang terancam, pengguna jalan tol di atasnya juga bisa bernasib sial jika jalan tol yang dilalui tiba-tiba roboh. Karena itu, Pemerintah Provinsi DJI Jakarta tegas-tegas melarang warganya bermukim di kolong tol [baca: Ratusan Rumah Terbakar, Tol Bandara Ditutup].(BOG/Ido Sitompul)
between 0000-00-00 and 9999-99-99
