-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

10 April 2008

TKI Tewas Dikeroyok di Malaysia

Rabu, 09 April 2008 | 10:47 WIB
TEMPO Interaktif, Rembang:


Jamil, 25 tahun, TKI illegal di Malaysia, tewas di wilayah Johor, akibat penganiayaan, Sabtu lalu. Jenazahnya dimakamkan dini hari tadi di kampung halamannya, Desa Leran, RT 1 RW 1, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, setelah diterbangkan dari Malaysia kemarin.

Menurut rekan-rekan Jamil yang diutarakan Kepala Desa Leran Munawir, sebelum musibah terjadi, Jamil naik taksi. Di tengah perjalanan menuju tempat kontrakannya, polisi Malaysia melakukan razia dan taksi diberhentikan. Karena Jamil tidak memiliki visa, dia melompat dari taksi yang ditumpanginya.

Polisi pun mengejarnya. Begitu tertangkap dia dianiaya. Dia sempat dirawat di rumah sakit terdekat, tapi nyawanya tak tertolong. "Dia berangkat ke Malaysia karena terbujuk teman-temannya yang sudah duluan berangkat. Tapi keberangkatannya tanpa dokumen alias ilegal," kata Munawir.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rembang, Bambang Prayoga mengatakan, Jamil masuk ke Johor Malaysia secara ilegal sejak 10 bulan lalu. Dia bekerja di sebuah perusahaan kayu di Johor.

Jenazah korban ke kampung halamannya tanpa ditanggung perusahaan tempat korban bekerja. "Semua biaya ditanggung rekan- rekannya yang bekerja di sana," ujar Bambang. Pihaknya berjanji mengurusnya. "Kami segera koordinasi dengan pihak Kedubes di Malaysia," ujar Bambang Prayoga.

Menurut Bambang, hingga saat ini ada 350 warga Rembang yang bekerja di luar negeri. Dari jumlah itu, hanya 197 orang berangkat secara legal melalui Kantor Dinas Tenaga Kerja Rembang.

Sutadi,orang tua Jamil berharap pihak pemerintah menyelesaikan kematian putranya. "Kami tidak terima penganiayaan itu," ujarnya.

Bandelan Amarudin
 
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com