-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

17 June 2008

Pasien Sakit Jiwa Meningkat

Surabaya – Pasien rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, terus meningkat. Hal ini menunjukkan semakin banyak orang yang mengalami gangguan emosional, depresi den cemas dalam menghadapi kehidupan yang semakin sulit.


Menurut dr Hendro Riyanto, Sp.Kj. MM, Sekretaris RSJ Menur, sejak pertengahan Mei lalu pasien rawat jalan di rumah sakit tersebut meningkat. Sebelumnya rata-rata pasien yang menjalani rawat jalan sebanyak 90-100 orang, kini meningkat menjadi 150-180 orang.
Sedangkan yang rawat inap sebanyak 240 pasien. "Mereka banyak mengalami gangguan emosional, depresi, stres dan cemas. Kalau dirunut lebih jauh, mayoritas karena tekanan ekonomi," kata Hendro Riyanto, Jumat (6/6).


Ia menambahkan, adanya kenaikan harga BBM dikhawatirkan juga akan semakin banyak orang yang mengalami gangguan jiwa atau depresi. "Tetapi kami belum bisa menyimpulkan, apakah kenaikan harga BBM akan meningkatkan orang yang mengalami depresi," paparnya.


Dari data RSJ Menur, pada April 2008 lalu total pasien yang menjalani rawat jalan sebanyak 2.151 orang, rawat inap 188 orang, dan pasien dalam kondisi parah dan harus dilayani oleh Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebanyak 159 pasien.


Banyaknya pasien ini membuat rumah sakit tersebut mengalami kekurangan tenaga perawat. Pasien rawat jalan yang datang tiap hari sebanyak 180 orang, sedangkan pasien rawat inap 240 orang. Namun, jumlah tenaga perawat yang tersedia 90 orang.


Hendro Riyanto mengatakan kurangnya tenaga perawat ini menyebabkan sejumlah pasien yang ada kurang tertangani secara optimal. Setiap perawat rata-rata sehari menangani 15 pasien, padahal idealnya setiap perawat menangani lima pasien. "Karena kurangnya perawat, kadang kami kewalahan dalam menangani pasien yang tiap hari datang," katanya. (chusnun hadi)

 

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0806/07/nus04.html