Minggu, 15 Juni 2008 - 03:59 wibMAGELANG - Jumlah balita yang mengalami gizi buruk di Kabupaten Magelang Jawa Tengah dari beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Asisten Sekretaris Daerah 1 Kabupaten Magelang Rohadi Pratoto mengatakan bahwa tahun 2005 lalu jumlah balita yang menderita gizi buruk berjumlah 171 anak, tahun 2006 sejumlah 170 anak, 2007 mencapai 135 anak dan 2008 hingga bulan April sebanyak 161 anak. " Jika ditengok perkembangannya dari tahun 2005 misalnya memang trend nya ada penurunan," kata Rohadi ketika menerima bantuan bagi balita gizi buruk di Magelang oleh Ikatan Alumni Undip dan PT Sido Muncul bertempat di Puskesmas Kajoran 2 Kwadran Magelang, Sabtu (14/6/2008). Selain itu, kata Rohadi, balita yang menderita kurang gizi diperkirakan jumlahnya sekitar 1468 anak di seluruh wilayah kabupaten Magelang. Hanya untuk 2008 ini Pemkab Magelang mengambil sejumlah langkah agar kasus gizi buruk bisa menurun. "Kami terus upayakan baik sendiri maupun melibatkan pihak luar agar tahun 2008 ini jumlah penderita balita gizi buruk bisa turun. Upaya peningkatan kesehatan serta pelacakan balita gizi buruk terus kita galakkan melalui puskesmas," tambahnya. Sementara itu terkait masih banyak jumlah balita kurang gizi dan menderita gizi buruk ini Ikatan Alumni Undip dan PT Sidomuncul menyerahkan bantuan senilai 100 juta. Pemberian bantuan bagi balita gizi buruk di Magelang dilakukan oleh Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat disaksikan Ketua Ikatan Alumni Undip Hendarman Supanji yang saat ini juga menjabat sebagai jaksa agung. "Meskipun pemerintah terus berupaya mengurangi jumlah balita gizi buruk dan kurang gizi seperti melalui puskesmas, posyandu dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan tapi belum juga dapat mengurangi secara signifikan jumlah penderita itu," kata Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat. (Satria Nugraha/Trijaya/fit) |
17 June 2008
Penderita Gizi Buruk di Magelang Turun
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Tuesday, June 17, 2008
Label: Gizi Buruk
