Tanjungbalai(SIB)
Rio Sibarani, (1) warga Kel Muara Sentosa, Kec Sei Tualang Raso, tewas akibat menderita gizi buruk atau marasni kwashiorkor di ruangan anak RSU Dr T Mansyur Kota Tanjung Balai, Senin (14/7) sekira pukul 11.30. Korban tewas dengan kondisi berat badan hanya 5 kg dengan masa perawatan intensif di rumah sakit selama kurang lebih delapan hari.
"Tepat pukul 11.30, korban akhirnya meninggal dunia", kata Kepala Badan Pengelola RSU Dr T Mansyur Kota Tanjung Balai dr Hj Diah Retno W melalui Humas Cosmas Siagian. Disebutkan berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelamatkan nyawa Rio yang saat itu dalam kondisi sangat kritis.
Dijelaskan menjelang ajalnya, mata korban terbuka namun tidak berkedip, begitu juga dengan mulutnya. Ibu kandung korban, Khalijah, mengatakan penyakit yang diderita anaknya itu sejak usia dua bulan. "Nggak mau ASI, maka kukasih susu kotak. Tapi karena gatal-gatal akhirnya kuberhentikan. Dan setelah kukasih kembali, dia seperti merajuk tidak mau susu lagi. Sejak itulah kondisinya terus menurun", kata janda beranak lima itu.
Akibat kondisinya terus menurun, Khalijah lalu membawa anaknya itu ke rumah sakit dan disarankan oleh dokter untuk menjalani perawatan inap secara intensif. "Lima hari dirawat, kondisinya membaik sehingga kubawa pulang ke rumah tanpa sepengetahuan paramedis. Namun akhirnya anakku dibawa kembali ke rumah sakit untuk menjalani perawatan", ujar Khalijah. (S19/c)
http://hariansib.com/2008/07/16/gizi-buruk-anak-usia-satu-tahun-warga-tualang-raso-tewas/