07/08/2008 12:51 TKI
Liputan6.com, Singapura: Tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri seolah tidak pernah sepi dari masalah. Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, misalnya, setiap hari menerima rata-rata 100 pengaduan dari para TKI. KBRI yang bertindak sebagai penengah kadang harus menampung para TKI selama dua tahun sebelum kasusnya terselesaikan.
Seperti yang dialami Wiwin, pembantu rumah tangga asal Indramayu yang setahun lalu mengadu ke KBRI dalam kondisi mengenaskan. Tak ingin kembali ke rumah majikannya, Wiwin ditampung di KBRI. Setelah mendapat pelatihan, Wiwin bahkan bisa bekerja di bidang administrasi di KBRI Singapura. Kepercayaan dirinya pun kini terus tumbuh.
Tidak semua kasus bisa berakhir damai. Dalam masa penantian penyelesaian kasus, para TKI mendapat aneka pelatihan, seperti kursus komputer yang digelar dua kali sepekan. Para TKI umumnya merasa sangat terbantu dengan adanya tempat pengaduan ini.
Ada sekitar 80 ribu TKW asal Indonesia di Singapura. Hampir semuanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Sekitar satu persen dari jumlah itu mengalami masalah. Dengan kemungkinan memperoleh gaji setara Rp 6 juta sebulan, Singapura menjadi magnet bagi para TKW Indonesia.(ADO/Pudji Abdul Subekti dan Desi Alimus)
Liputan6.com, Singapura: Tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri seolah tidak pernah sepi dari masalah. Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, misalnya, setiap hari menerima rata-rata 100 pengaduan dari para TKI. KBRI yang bertindak sebagai penengah kadang harus menampung para TKI selama dua tahun sebelum kasusnya terselesaikan.
Seperti yang dialami Wiwin, pembantu rumah tangga asal Indramayu yang setahun lalu mengadu ke KBRI dalam kondisi mengenaskan. Tak ingin kembali ke rumah majikannya, Wiwin ditampung di KBRI. Setelah mendapat pelatihan, Wiwin bahkan bisa bekerja di bidang administrasi di KBRI Singapura. Kepercayaan dirinya pun kini terus tumbuh.
Tidak semua kasus bisa berakhir damai. Dalam masa penantian penyelesaian kasus, para TKI mendapat aneka pelatihan, seperti kursus komputer yang digelar dua kali sepekan. Para TKI umumnya merasa sangat terbantu dengan adanya tempat pengaduan ini.
Ada sekitar 80 ribu TKW asal Indonesia di Singapura. Hampir semuanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Sekitar satu persen dari jumlah itu mengalami masalah. Dengan kemungkinan memperoleh gaji setara Rp 6 juta sebulan, Singapura menjadi magnet bagi para TKW Indonesia.(ADO/Pudji Abdul Subekti dan Desi Alimus)
