-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

19 December 2008

300 TKI di Korsel Terkena PHK

300 TKI di Korsel Terkena PHK
Rabu, 17 Desember 2008 | 22:38 WIB
MATARAM, RABU — Sedikitnya 300 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Korsel mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat krisis keuangan global yang kini melanda dunia.
     
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat di Mataram, Rabu petang, mengatakan, para TKI yang di-PHK itu umumnya bekerja di sektor manufaktur.
     
"Kemungkinan akan lebih banyak lagi TKI yang bekerja di Korea Selatan yang akan di-PHK, karena perusahaan bergerak di sektor manufaktur yang pasarnya negara-negara Eropa terpaksa mengurangi tenaga kerja akibat krisis global," ujarnya.
     
Namun, kata Jumhur, pihaknya kini berjuang agar para TKI yang di-PHK itu jangan dipulangkan, tetapi dicarikan pekerjaan di sektor lain, seperti konstruksi dan sektor pertanian.
     
"Kami minta pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Korsel membentuk tim yang akan melakukan pendataan agar para TKI yang di-PHK itu bisa lebih mudah dicarikan pekerjaan di sektor lain" kata Jumhur.
     
Menurut dia, jumlah TKI yang bekerja di Korsel cukup banyak, tahun 2006 ditempatkan sebanyak 1.214 orang, tahun 2007 sebanyak 4.309, dan hingga Desember 2008 terbanyak, mencapai 12.000 orang.
    
"Saya belum mendapat laporan apakah ada TKI yang bekerja di negara lain yang terkena PHK termasuk di Malaysia, terutama yang bekerja di sektor manufaktur," kata Jumhur.