Fajroel: TKI di Luar Negeri Bukti Pemerintah Gagal Kamis, 18 Desember 2008 | 19:02 WIB JAKARTA, KAMIS — Ketua Pedoman Indonesia yang juga capres independen, Fajroel Rahman, menolak pernyataan Ketua BNP2TKI Jumhur Hidayat yang menyatakan TKI sebagai aset bangsa karena dapat memberikan devisa kepada negara. Fajroel malah menyatakan sebaliknya, banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri adalah sebagai bukti kegagalan pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan. "Apa yang dikatakan Jumhur Hidayat, Ketua BNP2TKI yang menyatakan TKI adalah aset negara adalah salah besar. Keliru dan menyesatkan. TKI itu adalah rakyat yang menjadi korban rezim yang sebenarnya tidak berpihak kepada kesejahteraan rakyatnya sendiri," kata Fajroel Rahman, Kamis (18/12). Ia menyatakan, para TKI di luar negeri seakan menjadi sapi perah, kuli bangsa, dan bukan harus dikatakan sebagai aset bangsa. "Harusnya, rakyat bisa mencari nafkah sendiri di negaranya, tanpa harus ke luar negeri. Harusnya lagi, pemerintah mampu menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Banyaknya TKI menjadi bukti kegagalan pemerintahan SBY-JK, membuat para TKI bertaruh nyawa di luar negeri. Pemerintahan ini telah menunjukkan bukti nyata, gagal membangun perekonomian rakyatnya," ujar Fajroel Rahman. |
19 December 2008
Fajroel: TKI di Luar Negeri Bukti Pemerintah Gagal
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Friday, December 19, 2008
Label: Buruh migran
