Ribuan Rakyat Miskin Unjuk Rasa di MonasKamis, 4 Desember 2008 - 15:35 wibYuni Herlina Sinambela - Okezone Aksi tersebut sebagai ungkapan atas gugatan mereka kepada para politikus dan pejabat karena selama ini salah satunya telah terjadi penggusuran di pemukiman miskin. Selain itu, unjuk rasa ini sekaligus memperingati 60 tahun Deklarasi HAM. "Kami datang untuk menagih janji tentang keadilan sosial, tentang kedaulatan dan keadilan di tangan rakyat, dan tentunya kehidupan yang demokratis," ujar Koordinator Wardah Hafid di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2008). Aksi unjuk rasa tersebut diramaikan dengan berbagia kesenian dan budaya yang menggambarkan keanekaragan budaya Indonesia. Pantauan okezone di lokasi, beberapa orang menari ronggeng, ada yagn berperan sebagia ondel-ondel dan masih banyak lagi. Sementara mengenai pengamanan, tampak petugas gabungan dari Polsek Gambir, Polres Jakarta Pusat, Brimob, dan Polda Metro Jaya membentuk pengamanan pasukan dengan membuat barisan serta memegang tali tambang mengelilingi massa. Namun ada hal menarik diantara aksi unjuk rasa tersebut. Beberapa diantara pengunjuk rasa, begitu tiba di Monas malah bersikap seperti layaknya sedang berpiknik. Bukannya langsung berorasi dan beraksi, melainkan duduk-duduk, membuka bekal mereka dan makan. (lsi) |
05 December 2008
Ribuan Rakyat Miskin Unjuk Rasa di Monas
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Friday, December 05, 2008
