20/01/2009 12:01 - Kasus Perdagangan Wanita
Liputan6.com, Makassar: Kepolisian Wilayah Bone, Sulawesi Selatan, mengamankan lima perempuan karena terbukti menjadi korban perdagangan manusia. Kelima wanita muda asal Bekasi, Cianjur, dan Sukabumi ini bekerja di Kafe Batavia yang merupakan milik anggota polisi bernama Aiptu Abd. Hafid.
Ironisnya, seluruh korban menolak saat akan diamankan. Mereka saling berpelukan serta menangis ketika akan dibawa ke kantor polisi. Bahkan salah satu wanita sempat pingsan. Lima wanita dua di antaranya masih di bawah umur mengaku awalnya dijanjikan menjadi pekerja restoran. Namun mereka justru harus melayani pengunjung laki-laki.
Penggerebekan dilakukan setelah ada laporan dari keluarga korban di Sukabumi. Tindakan polisi membongkar perdagangan wanita patut diacungi jempol. Sayang, hanya mampu mengamankan korban sedangkan Iptu Abd Hafid yang mempekerjakan para korban belum ditangkap.(JUM/Zainuddin dan Syambani Adam)
Link: http://www.liputan6.com/news/?id=171654&c_id=11
Liputan6.com, Makassar: Kepolisian Wilayah Bone, Sulawesi Selatan, mengamankan lima perempuan karena terbukti menjadi korban perdagangan manusia. Kelima wanita muda asal Bekasi, Cianjur, dan Sukabumi ini bekerja di Kafe Batavia yang merupakan milik anggota polisi bernama Aiptu Abd. Hafid.
Ironisnya, seluruh korban menolak saat akan diamankan. Mereka saling berpelukan serta menangis ketika akan dibawa ke kantor polisi. Bahkan salah satu wanita sempat pingsan. Lima wanita dua di antaranya masih di bawah umur mengaku awalnya dijanjikan menjadi pekerja restoran. Namun mereka justru harus melayani pengunjung laki-laki.
Penggerebekan dilakukan setelah ada laporan dari keluarga korban di Sukabumi. Tindakan polisi membongkar perdagangan wanita patut diacungi jempol. Sayang, hanya mampu mengamankan korban sedangkan Iptu Abd Hafid yang mempekerjakan para korban belum ditangkap.(JUM/Zainuddin dan Syambani Adam)
Link: http://www.liputan6.com/news/?id=171654&c_id=11
