TANGERANG--Warga penghuni hunian sementara (Huntara) yang ada di Jl.Kertamukti, Ciputat, Tangerang meminta janji pemerintah tentang kompensasi uang santunan untuk korban bencana.
Salah satu korban, Cecep mengatakan sudah lima bulan sejak terjadinya tragedi situgintung pada (27/3) lalu warga menunggu dana santunan dari pemerintah. Cecep yang merupakan penasihat Forum Komunikasi Bencana Tragedi Situgintung mengeluhkan pemerintah kota Tangerang Selatan yang tidak cepat tanggap dalam pemberian santunan ini.
"Kita sudah sering bertemu mereka (pemkot) cuma tidak ada realisasinya,"jelas Cecep. Kakek yang kehilangan 4 anggota keluarga ketika bencana situgintung ini juga mempertanyakan pernyataan salah satu pejabat pemkot yang ingin warga mandiri. Cecep mengatakan seharusnya pemkot juga memberi solusi atas usul kemandirian tersebut.
Menurut Cecep, seharusnya pemkot menggunakan dana sumbangan sebesar 6,5 Milyar yang saat ini diendapkan di Bank Jabar. "Ini tragedi bukan bencana, pemkot jangan lepas tanggungjawab,"jelas Cecep. Saat ini, terdapat 68 KK korban tragedi situgintung yang tinggal di dua Hhntara, di Kertamukti 1 (45) dan Kertamukti 2 (23). c01/taq