| http://www.detiknews.com/read/2009/08/26/151243/1190127/10/penertiban-pkl-di-kota-medan-diwarnai-bentrokan Rabu, 26/08/2009 15:12 WIB Penertiban PKL di Kota Medan Diwarnai Bentrokan Khairul Ikhwan - detikNews Medan - Protes atas rencana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Petisah, Medan, berujung dengan bentrokan, Rabu (26/8/2009) siang. Bentrokan terjadi karena pedagang tidak bersedia pindah meski telah mendapat larangan keras dari pengelola pasar. Semula aksi protes yang dilakukan puluhan pedagang itu hanya sekadar berorasi di halaman Pasar Petisah Medan. Karena tidak mendapat tanggapan, mereka kembali menggelar dagangannya di tempat yang dilarang sebagai bentuk protes. Aksi ini memaksa petugas Satpol PP bertindak. Terjadi tarik-menarik antara pedagang dengan petugas Satpol PP hingga berakhir dengan bentrokan. Sedang sebagian pedagang lain berusaha menyelamatkan dagangannya. Salah seorang PKL, L. Hutasoit mengatakan, mereka menolak memindahkan lapak karena merasa diperlakukan tidak adil. Para pedagang yang berjualan di bagian depan pasar, dipaksa pindah ke lantai dua yang tidak strategis dan sepi pembeli. Sementara PKL yang di samping bangunan pasar dibiarkan berjualan dan tidak digusur. "Kalau adil, kami mau pindah. Ini tidak. Kami dipaksa pindah ke lantai dua. Pembeli malas naik ke atas karena kumuh dan tidak terawat," kata Hutasoit. Hutasoit juga mengatakan, sebelumnya pihak pengelola pasar dan pedagang kakilima telah bertemu membicarakan lokasi lapak, namun tidak membuahkan kesepakatan. (rul/djo) |
27 August 2009
Penertiban PKL di Kota Medan Diwarnai Bentrokan
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Thursday, August 27, 2009
