http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/09/01/kerahkan-250-personil-satpol-pp-dkiKerahkan 250 Personil Satpol PP DKISeptember 1, 2009 - 15:25 GAMBIR (Pos Kota) – Dinas Sosial DKI Jakarta tengah memburu 33 koordinator pengerah pengemis di Jakarta. Mereka 11 orang ternyata warga Jakarta dan 22 dari luar Jakarta. Nama dan alamat koordinator tersebut saat ini tengah ditelusuri petugas. "Saat ini kita sudah mendapatkan informasi ada 33 koordinator gepeng. Di mana 11 orang dari wilayah DKI Jakarta serta 22 orang dari wilayah luar DKI Jakarta," kata Budihardjo, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta. Nama-nama koordinator tersebut diperoleh aparat melalui pengemis yang ditertibkan. Informasi tersebut, kata Budihardjo tengah diselidiki petugas. Dinas Sosial juga melakukan koordinasi dengan dinas sosial daerah Pantura. "Untuk pelacakan kita berkoordinasi pula dengan satuan Polisi Pamong Praja,"katanya. Ia mengakui, hingga kini pihaknya belum berhasil menagkap koordinator pengemis tersebut. ""Kita tidak mau gegabah, karena itu kita kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Sebab, beberapa oknum yang mengaku koordinator juga melakukan ancaman-ancaman ke staf dinas sosial melalui SMS" katanya. Harianto Badjoeri, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, mengakui pengemis tersebut ke Jakarta dikoordinir oknum . "Saya kira PMKS yang sekarang ini bukan murni keinginan dari orang tersebut, namun dimanfaatkan oleh koordinator," katanya. Karena itu, Satpol PP DKI Jakarta betekad melacak dan menyelidiki koordinator tersebut. Bahkan, saat ini Satpol PP DKI Jakarta telah menerjunkan sekitar 250 personel untuk berpatroli di sejumlah titik rawan PMKS, khususnya gepeng. Tak dapat dipungkiri, sejauh ini kota Jakarta masih menjadi sasaran Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari berbagai daerah. Hal itu terbukti dengan menjamurnya PMKS pada bulan Ramadhan tahun ini. Karena itu, tak heran jika selama 10 hari terakhir ini Dinas Sosial DKI Jakarta berhasil menjaring 1.003 PMKS, dimana 854 PMKS diantaranya gelandangan dan pengemis (Gepeng). Sedangkan sisanya orang gila/psikotik dan pelacur. Sejak dilakukan razia besar-besaran, jumlah pengemis di perempatan lampu merah menurun drastis. Dari perkiraan semula sekitar 6000 orang, kini hanya satu dua prang saja yang tampak masih berani mengemis di lampu merah. (john/B) |
02 September 2009
Kerahkan 250 Personil Satpol PP DKI
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Wednesday, September 02, 2009
