-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

03 September 2009

Pengemis di DIY Bertambah Dua Kali Lipat

http://www.republika.co.id/berita/73580/Pengemis_di_DIY_Bertambah_Dua_Kali_Lipat

Pengemis di DIY Bertambah Dua Kali Lipat

By Republika Newsroom
Rabu, 02 September 2009 pukul 17:02:00

YOGYAKARTA--Selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun ini pengemis di DIY bertambah hingga dua kali lipat dari biasanya. Mereka berasaal dari berbagai daerah seperti Magelang, Klaten dan DIY. masa ramadhan dan jelang lebaran, Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Sosial DIY Sulistiyo di kantornya, Rabu (2/9).

Penambahan jumlah pengemis pada masa Lebaran dikarenakan mereka memanfaatkan suasana dimana orang akan banyak bersedekah. ''Hal ini memang tidak bisa dihindarkan dan untuk mengantisipasinya pun sangat sulit, karena kedatangan orang di wilayah Yogya memang sangat banyak dengan beragam kepentingan," kata dia.

Dia menjelaskan, sejauh ini pihak Dinas Sosial belum bisa berperan banyak dalam menanggulangi kedatangan pengemis yang membludak. Peran Dinas Sosial hanya sebatas pembinaan dan bimbingan di panti sosial bina karya. Di panti sosial ini mereka mendapatkan arahan dan keterampilan bekerja sehingga diharapkan nantinya mereka tidak menjadi pengemis lagi.

Lebih lanjut Sulistyo mengatakan setelah satu tahun masa pembinaan, mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing. "Itu merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah pengemis di DIY. Untuk penanggulangannya memang harus bertahap agar tidak menjadi sporadis. Sementara untuk pemulangan atau penggusuran, bukan kewenangan kami tapi dinas ketertiban," ungkap dia.

Berdasarkan data tahun 2007-2008 dari Dinas Sosial DIY, jumlah pengemis yang ada sebanyak 448 orang. Mereka tersebar di kabupaten dan kota. Sebanyak 119 orang di wilayah Bantul, 48 orang di Gunungkidul, 88 orang di Kulonprogo, 54 orang di Sleman dan 139 di kota Yogyakarta. Dia mengakui tersebut belum diperbarui karena keterbatasan dana untuk melakukan pendataan. Namun dipastikan saat ini jumlah pengemis meningkat lebih banyak dari tahun sebelumnya. nri/kpo