-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

18 May 2007

Pasar Jatinegara Harus Bersih Pedagang Kaki-5

Pos Kota
18 Mei 2007

JAKARTA () - Areal di sekitar Pasar Regional Jatinegara, harus bersih dari pedagang kaki-5. Karena itu, aparat Tramtib dan Linmas Walikota Jakarta Timur segera mengosongkan lokasi tersebut. Rencana pengosongan tersebut merupakan hasil rapat di tingkat kodya beberapa waktu lalu.

Di ruang jalan depan pintu masuk pasar telah dibangun kanstin (jalur pemisah) dan dipasang pot bunga secara swadya. Namun belakangan ini di sela- sela jalur pemisah marak pedagang. Kanstin yang dibangun secara swadaya itu beberapa waktu lalu pernah dibongkar aparat, tetapi oleh pedagang diprotes , sehingga petugas urung membongkarnya.

Belasan pemilik toko di sekitar pintu masuk, sebetulnya tidak keberatan dengan keberadaan pedagang tersebut. Asal, mereka mamatuhi rambu-rambu yang ditentukan oleh pengelola pedagang kaki-5 dan tidak menganggu arus lintas maupun keberadaan toko.

PEDAGANG KESAL
Meski ada pernyatan pemilik toko, Sekodya Jakarta Timur H. Mardhani dalam rapat menegaskan bahwa di sekitar pintu masuk pasar harus bersih dari pedagang Kaki-5. Karena itu, dia memerintahkan kepada kepada aparat tramtib untuk mengosongkan areal tersebut.

Sejumlah pedagang mengaku kesal atas sikap Sekko Jakarta Timur itu. Mereka menganggap, pejabat walikota tersebut tidak memperhatikan nasib rakyat.”Kami berjualan tidak menganggu arus lalulintas maupun pejalan kaki. Mengapa harus ditertibkan,” kata Yudi, salah satu pedagang, Kamis (17/5). Padahal, pedagang telah berswadaya membangun kanstin dan memasangi pot bunga, agar lingkungan terlihat indah.
(mardjono)