http://www.surya.co.id/2009/10/08/baru-121-warga-terima-bantuan-setren-kali-jagir-di-jaga-satpol-pp.htmlBaru 121 Warga Terima Bantuan, Setren Kali Jagir di Jaga Satpol PPKamis, 8 Oktober 2009 | 7:53 WIB | Posts by: jps | Kategori: Berita Terkini, Surabaya Raya | SURABAYA - SURYA- Pemprov belum berhasil menyelesaikan pemberian bantuan sebesar Rp 5 juta setiap kepala keluarga (KK) terhadap warga stren Kali Jagir tepat waktu. Hingga Rabu (7/10), baru 121 warga dari 385 yang berhasil direalisasikan. Molornya pencairan dana tersebut diduga karena membengkaknya jumlah penerima bantuan yang sebelumnya 69 KK, naik lebih dari lima kali lipat menjadi 385 KK. Dari jumlah tersebut, setelah diverifikasi ternyata hanya 120 warga saja yang data kependudukannya dinyatakan sah. Sisanya masih butuh verifikasi dan legalisasi lanjutan dari kelurahan dan kecamatan. "Data itu kita dapat dari RT/RW ditambah saksi dari kiri kanan rumah, sekarang tinggal nunggu legalisasi dari kelurahan dan camat. Tapi pukul 12.00 WIB tadi, koordinator warga Jagir bilang bahwa legalisasi sudah beres semua," jelasnya. Meski banyak kendala, Biro Kesra malah memperkirakan jumlah penerima bantuan hibah akan bertambah lagi antara 10 sampai 20 orang. Pemicunya, setelah mendengar akan mendapat bantuan Rp 5 juta, ternyata banyak warga yang mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan tersebut. Camat Wonokromo Edy Christijanto menegaskan, mengantisipasi kemungkinan adanya penumpang gelap yang memanfaatkan bantuan hibah Rp 5 juta, verifikasi dan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat-surat kependudukan yang dimiliki warga stren kali akan lebih diperketat. Di lapangan, sehari paskapenertiban bangunan liar (Bangli) di Stren Kali Jagir Wonokromo, puluhan petugas Satpol PP dan aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat di kawasan sepanjang 2 km itu. Mulai pintu air hingga traffic light Panjangjiwo. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi agar warga tidak lagi mendirikan tenda dan lapaknya. Kepala Satpol PP Pemprov Jatim Sugeng Riyono mengatakan, pentingnya petugas Satpol PP disiagakan di seteren Kali Jagir karena pihaknya tak mau kecolongan ada warga yang mendirikan tenda dan lapaknya, seperti penertiban pertama awal Mei lalu. Terlebih mulai Rabu (7/10) kemarin, proses revitalisasi seteren Kali Jagir langsung dimulai, ditandai dengan beroperasinya eskavator melakukan pengerukan tanah pada bagian tepi sungai. "Agar tak ada gangguan selama proses revitalisasi yang dilakukan pihak Jasa Tirta dan Pengairan, petugas kita siagakan penuh, lengkap dengan mobil patroli. Lama waktunya tak kita batasi," tegasnya kepada Surya. Selain itu, para petugas Satpol PP, kata Sugeng, juga diminta membantu proses pembersihan barang-barang bekas lapak dan tenda yang masih berserakan. |
08 October 2009
Baru 121 Warga Terima Bantuan, Setren Kali Jagir di Jaga Satpol PP
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Thursday, October 08, 2009