-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

17 June 2008

Nenek Tewas di Depan Kios, Dibuang Satpol PP

Minggu, 15 Juni 2008 - 22:03 wib
MADIUN - Warga Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan penemuan mayat seorang nenek tuna wisma (gelandangan) tanpa identitas. Pasalnya, korban tewas diduga setelah beberapa jam sebelumnya dibuang oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) setempat.

Menurut Suradi (41), warga Desa Muneng, Minggu (15/6/2008), yang mengetahui pertama kali korban, mengatakan, korban sudah dalam keadaan tergeletak tak bernyawa di depan kios di lokasi pasar tradisional Desa Muneng.

"Beberapa jam sebelumnya, kami melihat mobil pengangkut Satpol PP menurunkan sekitar lima gelandangan pengamen (gepeng) di daerah sekitar situ. Dan sebanyak empat gepeng segera pergi meninggalkan lokasi," ujar Suradi.

Salah seorang warga lalu menghubungi petugas Polsek Pilangkenceng dan Polres Madiun. Petugas identifikasi kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa kondisi mayat. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
"Namun kami akan menyelidiki kasus ini dan kami akan mencari tahu Satpol PP daerah mana yang menurunkan korban," ujar Kapolsek Pilangkenceng AKP Suyanto, saat di lokasi.

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kabupaten Madiun, Setiawan, membantah telah membuang seorang gelandangan diwilayah tersebut. Bahkan ia mengaku pihaknya tidak pernah melakukan razia gepeng dalam setengah tahun terakhir.
"Dua pekan lalu kita hanya melakukan razia pengamen saja, bukan termasuk gelandangan," ujarnya.

Menurutnya, apabila melakukan razia gepeng, pihaknya selalu didampingi oleh petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) setempat. "Akhir-akhir ini kami sibuk mengamankan kegiatan Pilkada, jadi itu bukan kami," tegasnya.

Sedangkan jenazah nenek tuna wisma itu atas kesepakatan perangkat desa serta kepolisian setempat, segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Muneng.(Muhammad Roqib/Sindo/hri)