Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara, akhir Agustus 2008 segera menertibkan sedikitnya 2.000 keluarga penghuni kolong tol di wilayahnya.
"Kami masih koordinasi dengan Departemen Pekerjaan Umum maupun Jasa Marga untuk aksi pembersihan bangunan kolong tol yang masih ditempati sekitar 2.000 keluarga itu," kata Wali Kota Jakarta Utara, Effendi Anas kepada SH, Rabu (13/8) siang, di Balai Kota.
Dia mengatakan penertiban tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama tentang penataan, pemanfaatan, pemeliharaan dan pengamanan ruang milik jalan tol pada jalan tol ruas Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga dan Cawang-Tomang-Pluit serta Prof Dr Sedyatmo antara Pemda Jakarta dengan Departemen Pekerjaan Umum, PT Jasa Marga dan PT Cita Marga Nusaphala Persada, Selasa (5/8) lalu, di Balai Kota.
Menurut Anas, pihaknya akan segera menindaklanjuti kesepakatan kerja sama untuk pembersihan bangunan kolong tol. Saat ini sedang dilakukan koordinasi. ''Agustus ini diharapkan sudah mulai,'' katanya.
Dia mengatakan, meski saat ini menjelang Ramadan lalu Idul Fitri, Pemilihan Umum Legislatif bahkan pemilihan presiden tahun 2009, tapi penertiban akan tetap berjalan seperti biasa. "Penertiban akan tetap dilaksanakan," tegasnya.
Wali Kota Jakarta Barat, Djoko Ramadhan secara terpisah menegaskan, penertiban di wilayah Jakarta Barat terus berjalan. Sekarang pun penertiban jalan terus. Bangunan kolong tol tetap akan dibersihkan. Bangunan kolong tol sekarang tinggal sedikit sehingga tidak ada masalah.
(andreas piatu)
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0808/14/jab04.html
