Jayapura-Akibat kekurangan tenaga kesehatan di tingkatan desa, rakyat Papua tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang cukup memadai. Pembangunan desa-desa siaga di Papua yang dilakukan oleh Dewan Kesehatan Rakyat Papua-Papua Barat tetap mengalami kesulitan.
"Tidak ada layanan kesehatan di tingkatan desa. Masyarakat membangun desa-desa siaga tanpa petugas kesehatan di tingkatan desa. Pelayanan kesehatan tetap tidak akan terpenuhi," demikian juru bicara Dewan Kesehatan Rakyat Papua-Papua Barat Alves Fonataba, di Jayapura, Rabu (6/8).
Sebanyak 86 orang yang meninggal dari 666 kasus diare di Nabire dan 8 orang meninggal dari 54 kasus di Paniae.
"Saat ini tim kesehatan kabupaten masih berupaya untuk melakukan penanggulangan diare dan pemberdayaan petugas kesehatan, yaitu bidan-bidan desa. Depkes akan segera mengumpulkan dokter seluruh Papua pada akhir Agustus untuk menyusun ulang tata laksana diare di Papua," demikian Direktur Penyakit Menular Departemen Kesehatan Dr Tjandra Yoga Aditama secara terpisah di Jakarta, Rabu (6/8).
Tjandra Yoga mengakui bahwa daerah-daerah yang diserang oleh diare merupakan daerah-daerah terpencil yang hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki selama 4 jam.
"Sebenarnya diare sudah terjadi sejak Mei, namun baru dilaporkan ke pusat pada Juli oleh Dinas Kesehatan Provinsi. Penyebabnya adalah kolera dan e-coli," demikian Tjandra Yoga..
Tim dari Depkes, menurut Tjandra Yoga, sudah kembali dan melapor pada Menkes. "Depkes mendirikan pos kolera di Papua untuk mengatasi diare di seluruh Papua," demikian Tjandra Yoga. Majelis Rakyat Papua (MRP) mempertanyakan sikap dan tindakan Dinas Kesehatan Papua dalam menghadapi kejadian luar biasa diare yang menyerang penduduk di Nabire dan Paniae tersebut.
Sekretaris Kelompok Kerja Agama MRP Vitalias Yumte beberapa waktu lalu kepada wartawan mempertanyakan dana otonomi khusus untuk Provinsi Papua yang berjumlah triliunan rupiah. Sebanyak 15 persen di antaranya dikelola oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua.
(web warouw/ant)
12 August 2008
Kasus Diare karena Kekurangan Tenaga Kesehatan Desa
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Tuesday, August 12, 2008
