-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

18 September 2008

Kiriman Uang TKI Madiun Mencapai Rp 72 Miliar

Kamis, 18 September 2008

TEMPO Interaktif, Madiun:
Sempitnya lapangan pekerjaan, menggiring warga Madiun dan sekitarnya memilih menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Dari sekitar 680 penduduk Madiun, sekitar 45 ribu diantaranya dalam status pengangguran, dengan angkatan kerja sekitar 345 ribu. Jumlah lapangan pekerjaan tidak seimbang dengan angkatan kerja.

"Tahun 2007 jumlah kiriman uang TKI Rp 111 miliar," kata Bupati Madiun, Muhammad Muhtarom, Kamis (18/9). Sedangfkan sejak Januari hingga Agustus 2008 jumlah uang kiriman TKI sebanyak Rp 72 miliar. Jumlah uang kiriman TKI akan terus meningkat, seiring semakin bertambahnya jumlah TKI yang bekerja di luar negeri.

Jumlah TKI yang berangkat ke luar negeri tahun 2005 sebanyak 1.954 orang, tahun 2006 sebanyak 2.478, tahun 2007 tercatat 2.453 dan hingga Agustus 2008 mencapai 1.534 orang. Para TKI sebagian besar bekerja di Malaysia sekitar 1.072 TKI dan Hongkong sebagai negara tujuan kedua. Sejumlah 1.026 atau sekitar 60 TKI asal Madiun, bekerja di sektor non formal yakni tata laksana rumah tangga.

Dari jumlah itu, hanya 508 atau 37 persen yang bekerja di sektor formal seperti operator produksi pabrik elektronika di Malaysia dan Korea. Selain itu, juga pekerja kontruksi bangunan. Kantung TKI terbesar berada di wilayah selatan Madiun, yakni Kecamatan Geger, Kebonsari, Dagangan dan Dolopo. Faktor kemiskinan yang menyebabkan mereka nekad mengadu nasib di negara orang lain. EKO WIDIANTO