Rabu, 26 2008 01:12 WIB 123 Bangunan Liar di Jakarta Barat Dibongkar JAKARTA--MI: Sebanyak 123 bangunan liar dan kumuh yang berlokasi di bantaran rel kereta api Angke dan kolong fly over Jalan S Parman, sepanjang Selasa (25/11) siang, dibongkar paksa petugas Tramtib. Di kawasan Angke, Jakarta Barat, petugas merobohkan 107 bangunan pasar liar hingga pemotongan ayam yang berada di sekitar bantaran rel di RT 16 dan RT 02, RW 01. Camat Tambora Imron di Jakarta, menjelaskan, pembongkaran dilakukan sesuai dengan Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Meski di wilayah Angke ini pemerintah memperbolehkan pedagang kaki lima (PKL) melakukan aktivitasnya, namun Imron menegaskan pihaknya akan tetap menertibkan mereka jika tidak mampu menata kebersihan, ketertiban, dan keindahan (K3). "Koordinator di masing-masing wilayah sudah dipanggil untuk diberikan pengarahan, agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik" ujarnya. Usai pembongkaran, pihak kecamatan berencana akan menata ulang lingkungan setempat, di antaranya saluran air dan menanam pohon-pohon rindang sebagai penghijauan, sehingga mata menjadi nyaman. Di lokasi berbeda, petugas Tramtib Kecamatan Grogol Petamburan juga menghancurkan 16 bangunan liar yang berada di kolong fly over Jalan S Parman. Pembongkaran di lokasi tempat tinggal penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang berada persis di samping kantor Polsek Tanjung Duren itu dilakukan karena melanggar ketentuan membuat tempat tinggal. Selain itu, menurut Wakil Camat Grogol Petamburan Zeri Ronazy yang memimpin langsung penggusuran, selama ini telah banyak warga merasa resah dengan pemukiman liar di bawah kolong fly over itu. "Lokasi ini sering dijadikan tempat persembunyian penjahat seperti jambret," tukas Zeri yang mengaku telah empat kali melakukan pembongkaran di lokasi yang sama. (Ant/OL-01) |
02 December 2008
123 Bangunan Liar di Jakarta Barat Dibongkar
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Tuesday, December 02, 2008
