Kebakaran di Jembatan Besi 212 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal[JAKARTA] Sekitar 77 keluarga atau 212 jiwa di Jl Jembatan Besi Raya RT 10 dan 11, RW 1, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, kehilangan tempat tinggal, akibat kebakaran yang terjadi pada Jumat (21/11) pukul 02.55 WIB. Kebakaran itu menghanguskan 20 rumah, 32 kontrakan, dan 12 toko. Hampir semua warga tak bisa menyelamatkan barang berharga mereka. Pasalnya, saat kebakaran, mereka sedang tertidur lelap. "Boro-boro mau menyelamatkan barang. Kita lagi tidur, taunya orang-orang teriak api-api. Saya lari keluar, api sudah besar. Buru-buru saya bangunin suami dan anak-anak untuk menyelamatkan diri," kata Rodiah, seorang korban. Ismet, warga lainnya, mengaku, hanya mampu menyelamatkan anggota keluarganya. Kini, para korban kebakaran masih menunggu bantuan dan belum berpikir tidur di mana nanti malam. "Rumah saya habis tidak tersisa. Bingung tidur di mana?" ujarnya. Menurut Sekretaris Camat Tambora Ali Munadin, sumber api diduga dari hubungan listrik di rumah seorang warga bernama Ikhan Efendi. Saat kejadian, sebagian besar warga tengah tidur. Sehingga telat menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, Tri, seorang petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran, Jakarta Barat mengatakan, listrik yang masih menyala di lokasi perumahan membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan menjinakkan api. [Y-6] Last modified: 21/11/08 |
09 December 2008
212 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Tuesday, December 09, 2008
