-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

09 December 2008

Manajemen Pembinaan TKW Perlu Ditingkatkan

SUARA PEMBARUAN DAILY

Manajemen Pembinaan TKW Perlu Ditingkatkan

[JAKARTA] Manajemen pembinaan tenaga kerja wanita (TKW) masih perlu ditingkatkan, baik dari sisi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, serta di tingkat balai pelatihan tenaga kerja (BLK). Pemerintah daerah dan pemerintah pusat perlu bersinergi, sesuai dengan porsinya masing-masing.
 
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta menyampaikan hal itu usai mengunjungi empat Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) dan BLK, yakni PT Assami Ananda di Jatiasih Bekasi, PT Balanta Budi Prima di Jakarta, PT Amri Margatama di Kranggan Cibubur, dan PT Sumber Kencana Sejahtera Indonesia di Kranggan Cibubur, Selasa (11/11).
 
Di keempat PJTKI itu, Meutia melihat ruang praktik, laboratorium bahasa, kamar tidur para TKW yang akan diberangkatkan ke Singapura, Taiwan, Hong Kong, dan Arab Saudi.
"Pola sudah ada, tetapi manajemen perlu dikembangkan di seluruh Indonesia. Pemerintah daerah harus meningkatkan peran dari yang ada sekarang, mengawasi, serta memahami kebutuhan sumber daya manusia karena pada era otonomi daerah, setiap daerah harus memiliki pengetahuan daerah," ujarnya.
 
Lebih lanjut dikatakan, materi pelatihan seperti bahasa asing yang diberikan oleh pengelola BLK kepada TKW sudah memadai, namun dari segi kualitas harus ditingkatkan. Meutia juga menegaskan, TKW yang bekerja di sektor formal masih harus ditingkatkan. [N-4]

Last modified: 11/11/08