Pelayanan TKI Satu Atap Dicoba di NTBSabtu, 15 November 2008 | 12:04 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram: Nusa Tenggara Barat dijadikan uji coba penerapan pelayanan satu atap calon tenaga kerja Indonesia (TKI) oleh Badan Pelayanan dan Penempatan TKI (BNP2TKI). Rencananya, diresmikan pada hari ulang tahun NTB ke-50 pada 17 Desember 2008, sehari sebelum peringatan Hari Buruh Migran. TKI asal NTB yang tercatat resmi pemberangkatannya maupun yang tidak resmi mencapai 500.000 orang yang mendatangkan devisa setiap harinya rata-rata Rp2 miliar. Adanya pelayanan satu atap tersebut disampaikan Gubernur NTB Muhammad Zainul Madjdi setelah menerima kunjungan Kepala BNPTKI Jumhur Hidayat, hari ini. ''Semua jenis pelayanan bisa dilakukan di situ,'' katanya. Dibukanya pelayanan satu atap ini agar keberangkatan TKI resmi meningkat dibanding yang berangkat gelap. Pemerintah Provinsi NTB didukung oleh BNP2TKI berniat untuk lebih melindungi para TKI yang dirugikan para preman sewaktu hendak berangkat maupun pulang kampung. Karena itu, Pemprov NTB juga menyiapkan ruang pelayanan kepulangan mereka di Bandara Selaparang. Supriyantho Khafid |
04 December 2008
Pelayanan TKI Satu Atap Dicoba di NTB
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Thursday, December 04, 2008
Label: Buruh migran
