-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

03 December 2008

Penghasilan TKI Brebes Dua Kali Pendapatan Daerah

Penghasilan TKI Brebes Dua Kali Pendapatan Daerah

Selasa, 25 November 2008 | 15:57 WIB

TEMPO Interaktif, Brebes: Total pendapatan warga asal  Brebes, Jawa Tengah, yang bekerja di sejumlah negara mengalahkan pendapatan asli daerah kabupeten itu. Belum setahun jumlah uang yang dikirim mencapai Rp 76,484 miliar. Adapun total penghasilan Kabupaten Brebes sekitar Rp 46 miliar.
 
Jumlah devisa Brebes idari tenaga kerja Indonesia (TKI) itu belum seluruhnya. Angka baru dihitung yang dikirim melalui  PT Pos Indonesia. Belum digabung dengan kiriman melalui bank atau kantor Pegadaian. "Itu dihitung sampai 20 November. Jumlah akan bertambah jika dihitung hingga Desember mendatang" kata Didit Himawan, Menejer Operasional PT  Pos Indonesia di Brebes. "Mungkin bisa tembus Rp 80 miliar."

 
Pendataan ini, kata Didit, berkat kerja sama antara PT Pos  dengan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia. Bentuk kerja samanya, yaitu pelayanan pengiriman uang TKI. "Mereka merespon baik tawaran kami" kata Didit.
 
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Brebes, Rosikin A.G, menyatakan, besarnya  uang TKI yang dikirim pulang tidak mengagetkan. Ia tidak menganggap sebuah prestasi. "Ini bukan kebanggaan, tapi malu, karena mereka (TKI) sebagai budak dalam tanda kutip," ujar  Rosikin kepada Tempo.

 
Menurut Rosikin, besarnya pendapatan TKI  melebihi target pendapatan Kabupaten Brebes membuktikan bahwa pemerintah daerah tak sanggup mensejahterakan rakyat. Ia mengingatkan, pengiriman uang TKI  didapat dengan perjuangan dan penderitaan di negeri orang. "Jangan dilihat dari nilai yang dikirim, tapi derita mereka di sana harus dipikirkan," kata Rosikin.

Mestinya, kata Rosikin, Kabupaten Brebes punya peraturan daerah yang melindungi TKI. Namun, gagasan membuat peraturan itu tak direspons pimpinan Dewan.  Alasannya kebijakan tentang TKI kewenangan pemerintah pusat. 
 
Ketua DPRD Kabupten Brebes, H.M. Nasrudin,  menampik tidak merespons usulan anggotanya. Ia justru memberikan kesempatan kepada pimpinan dan anggotanya berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Tapi, sampai sekarang hasil koordinasi tersebut belum ada laporannya.
 
Menurut dia, jeris payah warga Brebes yang menjadi TKI terbukti mampu menaikkan tingkat kesejahteraan anggota keluarganya. Nasrudin mencontohkan, salah satu kecamatan di Brebes terdapat 8.000 orang  yang menajdi TKI.  "Sebulan mereka mengirim uang Rp 1 juta, berarti ada uang Rp 8 miliar per bukan yang datang ke kecamatan itu," kata Nasrudin.
Edi Faisol