Tidak Benar Korsel Minta 1.000 TKI Selasa, 16 Desember 2008 | 18:59 WIB JAKARTA, SELASA — Tidak benar Pemerintah Korea Selatan atau Korsel meminta 1.000 tenaga kerja Indonesia. Tidak ada kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korsel terkait dengan wacana di atas. Demikian bantahan yang disampaikan Kedutaan Besar Korsel di Indonesia pada Kompas.com melalui faksimile, Selasa (16/12). Bantahan ini terkait berita yang dimuat di Kompas.com, Sabtu (29/9). Berita tersebut dikutip dari Lembaga Kantor Berita Nasional Antara. Berita itu memuat pernyataan Wakil Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur Setiadjit di Surabaya. Atase Tenaga Kerja Kedutaan Besar Korsel, Ha Hyoeng-so, dalam keterangan tertulisnya menyatakan pihaknya telah menghubungi Setiadjit untuk mengklarifikasi informasi ini. "Saya ingin meyampaikan bahwa tidak ada perjanjian yang dibuat kedua negara untuk menerima 1.000 tenaga kerja asal Indonesia dan Pak Setiadjit juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah diwawancara terkait pemberitaan ini," demikian keterangan tertulis Ha Hyoeng-so. MBK |
19 December 2008
Tidak Benar Korsel Minta 1.000 TKI
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Friday, December 19, 2008
Label: Buruh migran
