Wonogiri Tak Ingin Warganya DiraziaSabtu, 04 Oktober 2008 | 15:29 WIB TEMPO Interaktif, Wonogiri :Bupati Wonogiri meminta kepada pemerintah DKI Jakarta untuk memberi fasilitas kepada para perantau asal Wonogiri. Permintaan tersebut sebagai tanggapan atas rencana pemerintah DKI Jakarta yang akan melakukan razia terhadap pendatang baru di Jakarta.
"Wonogiri bukan eksporter babu (pembantu)," kata Bupati Wonogiri, Begug Purnomosidi. Dirinya mengakui bahwa banyak masyarakat asal Wonogiri yang merantau ke luar daerah, termasuk Jakarta.
Tetapi, tambah Begug, mereka memiliki keahlian. Para perantau asal Wonogiri bekerja sebagai pedagang bakso dan jamu gendong. Banyak diantara mereka yang sukses, sehingga mengajak kerabat yang masih menganggur untuk bekerja di Jakarta. "Para perantau itu bermanfaat di sana," tandas Begug. Karena itulah, Begug mengaku merencanakan untuk menggiatkan pendidikan keterampilan masyarakat. Salah satunya dengan pengoptimalan balai latihan kerja yang ada.
Ahmad Rafiq http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2008/10/04/brk,20081004-138584,id.html |
04 December 2008
Wonogiri Tak Ingin Warganya Dirazia
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Thursday, December 04, 2008
