Rabu, 07 Januari 2009 | 17:34 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Untuk mencegah rencana deportasi ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur saat ini sedang mengintensifkan lobi ke negara-negara penerima TKI."Kita bentuk tim untuk melobi, di antaranya Malaysia, Taiwan dan Hongkong," kata Hari Soegiri, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan pada Rabu (7/1).
Lobi dilakukan setelah negara penerima TKI tersebut menyatakan akan mendeportasi ribuan TKI yang diberhentikan. "Alasan mereka karena adanya krisis global," ujarnya.
Jika deportasi tidak dapat dihindari, kata Hari, pihaknya akan meminta negara tujuan TKI tersebut untuk memberikan hak-hak para TKI. "Harus ada pesangon serta pembayaran ganti rugi," tegasnya.
Walaupun sedang terancam PHK, Pemerintah Jawa Timur dalam bulan ini akan tetap mengirimkan TKI ke berbagai negara. "Ada 200 TKI yang akan dikirim," kata Hari.
Ketua Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) Jawa Timur, Andy Irfan, berharap krisis global tidak menjadi alasan bagi perusahan untuk mempermudah memberhentikan karyawan atau menangguhkan pembayaran upah minimum. "Selama perusahaan tersebut tidak bangkrut atau tutup, PHK seharusnya dihindari," tegasnya.
DINI MAWUNTYAS
Link: http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/01/07/brk,20090107-154232,id.html
