Jakarta – Usai menjenguk TKI asal Brebes, Keni (28), yang mengalami penyiksaan oleh majikannya di Saudi Arabia, Menakertrans Erman Suparno menegaskan, pihaknya akan melakukan penuntutan hukum serta segera bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi di Indonesia untuk membahas masalah penyiksaan TKI.
"Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Penyiksaan yang dilakukan oleh majikan Keni telah melebihi batas-batas kemanusiaan. Saya akan segera berkoordinasi dengan Deplu dan KBRI untuk mengambil langkah tegas berupa penuntutan hukum terhadap majikannya," kata Erman saat menjenguk Keni di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kamis (8/1).
Keni, TKI asal Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Brebes, Jawa Tengah, disiksa oleh majikan perempuannya di Madinah, Arab Saudi. Keni sudah bekerja di Arab Saudi selama 4,5 bulan. "Selama satu bulan penuh saat bulan puasa, saya disiksa dengan disetrika," tutur Keni. Saat ditanya alasan penyiksaan majikan, menurut Keni, dirinya dinilai lamban saat bekerja.
Menakertrans menambahkan, akan segera bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk membahas berbagai masalah terkait dengan keselamatan dan perlindungan TKI yang bekerja di Arab Saudi.
Untuk menyelesaikan masalah yang menimpa Keni, Menakertrans akan segera memanggil perusahaan yang memberangkatkan Keni untuk dimintai pertanggungjawabannya.
(erp)
Link: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0901/09/eko06.html
