-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

19 January 2009

Saodah Belum Bisa Dievakuasi

17/01/2009 13:00 - Konflik Israel-Palestina

Liputan6.com, Gaza: Evakuasi terhadap Umi Saodah, tenaga kerja Indonesia yang terjebak di Jalur Gaza, Palestina, hingga Sabtu (17/1), masih diupayakan. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo, Mesir, terus berkoordinasi dengan Hamas, Bulan Sabit Merah, dan Palang Merah Internasional, terkait soal pembebasan Saodah.

Menurut Reporter SCTV di Gaza, Mauludin Anwar, Bulan Sabit Merah dan PMI menyatakan tak mungkin mengevakuasi Saodah ke Raffah, perbatasan Gaza dan Mesir, di tengah kemelut perang. Apalagi agresi militer Israel masih terus berlangsung. Roket Hamas pun masih diluncurkan ke negeri Zionis itu. Pihak KBRI meminta keluarga bersabar menunggu sampai saat-saat gencatan senjata.

Sebelumnya, Saodah sempat dikabarkan hilang. Penjara tempat ia ditahan telah dikosongkan. Pemerintah Indonesia melalui Departemen Luar Negeri juga tak mengetahui keberadaan Saodah. Kabar ini datang setelah kemarin juru bicara Deplu menyatakan Saodah selamat. KBRI Mesir bahkan memastikan pemerintah Palestina, Hamas, dan PMI bersedia mengupayakan evakuasi Saodah.

Sementara itu, hingga Jumat petang, Israel masih menggempur Gaza. Sementara pejuang Hamas juga terus meluncurkan roketnya ke Israel. Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Livni, rencananya menggelar rapat kabinet darurat, Sabtu (17/1). Rapat digelar guna memberlakukan pilihan gencatan senjata tanpa melibatkan Hamas.

Gencatan senjata tersebut bersifat netral dan sepihak. Israel akan mengentikan serangan, namun tak menarik mundur pasukan. Jika Hamas kembali meroket Israel, Israel akan kembali menggempur Gaza. Pilihan ini ditolak Politbiro Hamas. Itu berarti konflik akan terus berlanjut [baca: Korban Tewas Menembus Angka 1.150].(IKA) 

Link: http://www.liputan6.com/news/?id=171528&c_id=9