http://www.beritakota.co.id/berita/kota/10550-hanya-100m-dari-rsud-10-bulan-tergolek-di-rumah.html
Hanya 100M dari RSUD, 10 Bulan Tergolek di Rumah | Kamis, 23 Juli 2009 02:57 | MALANG benar nasib Haidir Balya (19). Kemiskinan memaksanya terkulai lemah tak berdaya selama 10 bulan di rumahnya Jl Galunggung 13 Blok C 4 No 7, RT 06/10 Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Ketika Berita Kota berkunjung ke rumahnya, Rabu (22/7), anak pasangan Jamar (73) dan Siti Jubaedah (55) itu tergolek di tempat tidur. Tubuhnya hanya terbalut kulit menyerupai tengkorak lantaran ketiadaan biaya untuk berobat. Padahal jarak kediamannya dengan RSUD Cengkareng hanya 100 meter.
Haidir Balya didampingi ibunya.
Menurut Siti Jubaedah, sebelumnya tubuh putra ketiga dari empat bersaudara itu sehat dan bugar. Entah kenapa sekitar 10 bulan lalu tiba-tiba menderita batuk dan panas tinggi. Lantaran diduga hanya penyakit biasa di samping tidak ada biaya berobat, Haidir akhirnya dirawat di rumah. "Awalnya kami menduga hanya sakit biasa, nanti juga akan sembuh sendiri," ujarnya, Rabu (22/7).
Setelah tiga hari terbaring di tempat tidur, penyakit Haidir tidak membaik, tapi makin parah. Apa daya, kehidupan yang pas-pasan di mana untuk makan sehari-hari kerap mendapat belas kasihan dari warga, keluarganya akhirnya pasrah atas keadaan itu. Haidir tak dibawa ke rumah sakit.
"Kami tidak punya uang. Untuk makan sehari-hari saja sering mendapat bantuan dari orang lain yang prihatin dengan kehidupan kami. Jadi dari mana uang kami untuk biaya berobat?" katanya.
Lebih mengenaskan lagi, walau kondisi ekonomi morat marit tak satu pun bantuan yang digulirkan perintah untuk membantu mereka. Sebutlah bantuan langsung tunai (BLT) atau asuransi keluarga miskin. Padahal telah berulang kali ditanyakan kepada petugas RT.
"Kasihan anak saya sudah sepuluh bulan terbaring di tempat tidur. Kami hanya meminta bantuan pemerintah supaya dia dapat dapat diobati ," tuturnya berlinang air mata.
Kasi Kesehatan Masyarakat Kelurahan Cengkareng Timur, Waldan mengaku belum mengetahui keadaan tersebut. Dia berjanji melakukan pengecekan, bila benar akan berkoordinasi dengan puskesmas kelurahan untuk memberikan pengobatan. "Bila dibutuhkan pelayanan rumah sakit akan di rujuk ke RSUD Cengkareng," ujarnya. O oan |
|