JAKARTA--Keabakaran yang terjadi di kawasan Tanah Sereal Tambora, Jakarta Barat melumat 65 rumah. Ke-65 rumah tersebut masing-masing terletak di RT 02,03,04,07/08.
Menurut saksi mata bernama Asep Syuhdin yang juga warga setempat, api awalnyanya muncul pada Senin (10/08) pukul 22.00 WIB. "Api muncul dari rumah Bapak Tabarudin," ujarnya pada Republika (11/08). Api pun dapat dipadamkan oleh petugas selang tiga jam kemudian, pada Selasa (11/08) sekitar pukul 01.15 WIB .
Puluhan mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi peristiwa. "Total sebanyak 28 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan," tandas Febri, bagian informasi Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Barat. Mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kurang lebih sepuluh menit dari terjadinya peristiwa.
Awalnya, sebanyak 25 unit dikerahkan oleh Sudin Pemadan Kebakaran Jakarta Barat, namun karena besarnya api, tiga unit bantuan operasional dikerahkan ke lokasi peristiwa. Jadi total terdapat 28 unit mobil pemadam kebakaran. Unit pemadam kebakaran mengalami kesulitan dalam proses pemadaman api, dikarenakan sulitnya akses masuk ke TKP. Api pun semakin membesar dikarenakan permukiman yang padat, sehingga cepat membakar rumah lain di sekitar lokasi.
Kencangnya tiupan angin membuat api sulit dipadamkan. Bahkan api semakin membesar dan membakar puluhan rumah lain, sehingga total 65 rumah di empat RT ludes terbakar. Selama tiga jam petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api. Pemadaman api juga dilakukan oleh ratusan warga secara swadaya dengan peralatan yang seadanya.
Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.15 dini hari. Ibu Surati, warga RT 04 yang rumahnya ludes terbakar, mengatakan bahwa saat peristiwa ia hanya mencoba menyelamatkan beberapa barang dan juga surat-surat penting, sedangkan baju dan harta benda lain habis dilalap si jago merah. "Semua habis tebakar Mas, baju, perabotan habis semua," ujarnya ketika ditemui Republika di tenda pengungsian, Selasa (11/08).
Menurut keterangan yang disampaikan oleh pihak suku dinas pemadam kebakaran Jakarta barat, api di duga berasal dari potongan kabel listrik yang terputus sehingga menghasilkan percikan api. Percikan api kemudian membakar kasur, hal ini kemudian menyebabkan munculnya kobaran api.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kebakaran ini. Beberapa saksi dimintai keterangan perihal peristiwa tersebut. Hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan pihak kepolisian. Kasus ini kini ditangan Polres Jakarta Barat. c02/rif