| http://www.mediaindonesia.com/read/2009/08/08/89886/38/5/Petambak_di_Hutan_Lindung_Angke_Ditertibkan Petambak di Hutan Lindung Angke Ditertibkan Selasa, 11 Agustus 2009 14:15 WIB Penulis : Heryadi ANTARA Pembakaran gubuk yang dijadikan tempat tidur penjaga itu sempat mendapat perlawanan. Diantaranya Rusdi dan Yais. "Kami rakyat kecil jangan main bakar, ini milik kami," ungkap Rusdi yang mengaku sudah sepuluh tahun lebih menjaga tambak itu. Ia mengaku pemilik tambak adalah Sanan yang memiliki tambak itu mulai dari kakeknya sejak puluhan tahun lalu. Sedang dirinya hanya merawat dan menjaga sekaligus tidur di gubuk yang telah dibakar tersebut. "Saya digaji Pak Sanan satu bulan Rp1 juta. Kalau kami tak boleh tinggal disini lagi bagaimana hidup anak istri saya di kampung Indramayu." ungkap Rusdi. Kanit Polsus Kehutanan Resijati menyatakan, Taman Wisata Alam dengan luas 99,8 hektare sebagian besar telah dikuasi petambak. Karena itu dilakukan penertiban. Sebelumnya telah dilakukan penertiban serupa di kawasan hutan lindung beberpa minggu lalu dengan membongkar dan membakar sekitar belasan gubuk yang ada di hutan lindung Angke Kapuk. (Hde/OL-06) |
11 August 2009
Petambak di Hutan Lindung Angke Ditertibkan
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Tuesday, August 11, 2009
