-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

12 August 2009

Tidak Punya Akte Kelahiran, Dikeluarkan Dari Sekolah

http://www.beritakota.co.id/berita/kota/12192-tidak-punya-akte-kelahiran-dikeluarkan-dari-sekolah-.html


Tidak Punya Akte Kelahiran, Dikeluarkan Dari Sekolah
Rabu, 12 Agustus 2009 08:42
UPAYA Pemprov DKI memrioritaskan pendidikan keluarga miskin hanya isapan jempol. Buktinya, Rizky Fadillah (7,6) dikeluarkan dari SDN 13 Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara hanya gara-gara tidak memiliki akte kelahiran.

"Anak saya sempat masuk selama dua hari. Tapi, entah kenapa tiba-tiba pihak sekolah memberhentikan. Saat saya tanya kepada gurunya, saya belum melengkapi akte kelahirannya. Saya memang tidak punya uang mengurus akte kelahiran itu," ungkap orang tua Rizky, M Khaerudin kepada wartawan di rumah kontrakkannya, Jl S Kampar X TRS, RT 020/01 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/8).

Tindakan pihak sekolah yang mengelurkan putranya, kata  Khaerudin, merupakan tindakan semena-mena. Seharusnya pihak sekolah memberi kesempatan bagi Rizky untuk mengenyam pendidikan. Apalagi persoalannya hanya akte kelahiran. "Sebagai orangtua saya tentu sedih. Padahal saya sedang bekerja keras mencari biaya untuk mengurus akte kelahiran itu. Tapi apa boleh buat, anak saya sudah dikeluarkan dari sekolah," ujar Khaerudin didampingi istrinya, Tri Rahayu.

Keluarga Khaerudin memang tercatat sebagai keluarga miskin. Dia hanya penggayuh becak. Pendapatannya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saat penerimaan siswa baru (PSB) belum lama ini dia sangat senang putranya diterima pihak sekolah. Ia berharap nasib putranya tidak seperti dirinya. Namun harapan itu kandas, lantaran putranya dikeluarkan dari sekolah hanya karena tidak memiliki akte kelahiran.

Khaerudin tidak bisa berbuat banyak menghadapi tindakan sekolah yang dianggapnya tidak memberi kesempatan bagi Rizky untuk menimba ilmu. Meskipun ia mengetahui pendidikan adalah hak anak dan kewajiban orangtua. Apa daya, Khaerudin hanyalah tukang becak yang tidak bisa berbuat apa-apa.     

Sayang, Kepala SDN 13 Semper Barat ketika dicoba dikonfirmasi wartawan tidak ada di ruangan kemarin. Kasudin Pendidikan Dasar Jakarta Utara Istarningtyas pun tidak berhasil ditemui di ruang kerjanya. Sejak menjabat Istarningtyas memang jarang tampak di ruang kerjanya. Beberapa kali wartawan ingin mengonfirmasikan berbagai permasalahan pendidikan juga kerap kecewa. O dra 
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com