-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

10 August 2009

Warga Persoalkan Lapangan

http://www.beritakota.co.id/berita/bodetabek/12000-warga-persoalkan-lapangan.html

Warga Persoalkan Lapangan
Senin, 10 Agustus 2009 00:00
LEBAK, BK
Penghuni Komplek Pendidikan, Kelurahan Muara Ciujung Timur (MCT), Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mempertanyakan status tanah bengkok di Blok Jaura, Kelurahan MCT yang dijadikan lapangan olahraga. Warga menganggap lahan 1ha itu diklaim pihak Ponpes Daar El-Azhar.

Masalah itu terungkap dalam mediasi antara warga Kelurahan MCT dengan pimpinan Ponpes Daar El-Azhar KH Ikhwan Hadiyin, Minggu (9/8). Pertemuan yang difasilitasi Komisi Transparansi Parsitipasi (KTP) Lebak, Pemuda Peduli Lingkungan dan Pembangunan (P2LPB) Lebak, Camat Rangkasbitung, dan lurah setempat itu berlangsung di Kantor Lurah MCT.

Ketua P2LPB Lebak Heri Karyana yang juga warga setempat mengatakan, meski mengetahui sebagai fasilitas bersama atau milik desa, namun warga Komplek Pendidikan tidak pernah menggunakan lapangan olahraga di Blok Jaura. "Kami ingin kejelasan status lahan itu, karena selama ini dikuasi oleh pihak Ponpes," tandasnya.

Selain itu, lanjut Heri, pihak Ponpes juga terkesan menglaim lahan tersebut. Pasalnya, hampir seluruh keperluan lahan itu diurus oleh pihak Ponpes untuk kepentingan para siswanya.

"Bagiamana warga mau pakai lapangan kalau setiap hari digunakan untuk kepentingan sekolah," ujar Heri seraya meminta pihak Ponpes memberikan keleluasaan bagi warga untuk menggunakan lapangan itu.

Ketua RT 03/13 Komplek Pendidikan Kardianto juga mengatakan, sejauh ini pihak Ponpes terkesan menguasi lapangan tersebut. Padahal, lahan itu milik desa atau tanah hibah dari pemerintah. "Kami berharap setelah pertemuan ini sengketa antara warga dan pihak Ponpes selesai," katanya.

Pimpinan Ponpes Daar Al-Azhar Ikhwan Hadiyin membantah tudingan itu. "Kami tak pernah menglaim lahan itu. Ini hanya salah paham. Lapangan itu milik bersama. Jadi siapapun boleh memanfaatkannya," tukasnya. O sep