-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

30 September 2009

Gizi Buruk: Penanganan Figo Telat Setahun

http://www.surya.co.id/2009/09/30/gizi-buruk-penanganan-figo-telat-setahun.html

Gizi Buruk: Penanganan Figo Telat Setahun

Rabu, 30 September 2009 | 8:07 WIB | Posts by: jps | Kategori: Surabaya Raya | ShareThis

SURABAYA - SURYA- Padahal Rajin ke Posyandu dan Puskesmas- Bocah gizi buruk Figo Ramadhan, 2, warga Dukuh Pakis Surabaya, ternyata sudah menderita sejak setahun lalu. Namun, penanganannya terlambat. Dia baru dilarikan ke RS pada 25 September 2009.
Awal penderitaan Figo ini bisa dilihat di Kartu Menuju Sehat (KMS). Pada diagram KMS terlihat berat badan balita ini sudah mulai berada di bawah garis merah pada bulan ke 11 dan12.
Dari diagram itu juga terlihat bahwa berat badan anak nomor tiga Ny Isa Rohmayatin ini terus merosot pada bulan-bulan berikutnya. "Kalau melihat diagram ini, kondisi kesehatan anak ini seharusnya sudah dipantau secara ketat sejak usia 12 bulan," ungkap Direktur RSUD DR Soewandhie Didiek Riyadi sambil menunjukkan KMS Figo, Selasa (29/9).
Dari diagram juga terlihat bahwa orangtua Figo aktif memeriksakan bayinya setiap bulan. Tapi, anehnya, meski kondisi fisik terus menurun, tidak ada tindakan medis terhadap bocah kelahiran 22 Oktober 2007.
Ny Isa Rohmayatin, 31 ibu Figo, mengaku tidak bisa memenuhi semua kebutuhan gizi untuk anaknya. Dia hanya bisa menyuapi bayinya dengan nasi dan mi instan. Sang suami yang bekerja sebagai sopir tak pernah pulang, sehingga Ny Isa harus bekerja sendiri untuk menghidupi tiga anak yang masih kecil.
Hanya sebagai buruh cuci dan seterika, tentu saja penghasilan tak cukup untuk membelikan susu bagi anaknya. Itu sebabnya, pada usia dua tahun, berat badan Figo hanya 5 kilogram (seharusnya sekitar 12 kilogram), hanya bisa tengkurap (belum jalan), dan bicara tak lancar.
Namun, Ny Isa berusaha sekuat tenaga menjaga agar bayinya tetap sehat. Itu sebabnya dia rajin membawa Figo ke Posyandu atau Puskesmas setiap bulan. Figo dilarikan ke RSUD Dr Soewandhie oleh lurah dan Camat Dukuh Pakis yang mendatangi rumah kontrakan Ny Isa. "Saya harap dia bisa segera sembuh. Nanti kalau sembuh, saya akan buatkan dia kue ulang tahun. Gak tahu uangnya dari mana," ujar Ny Isa.
Pihak RS menyatakan Figo menderita marasmus kwashiorkor. Kondisinya sangat buruk, demikian juga tingkat pemenuhan kalori serta protein dalam tubuhnya. Ahli Gizi RSUD Dr Soewandhie Dewi Purwanti menyatakan Figo benar-benar mengalami gizi buruk.
Sedangkan penyakit bawaan yang dideritanya muncul karena kondisinya yang buruk. Selain mengalami diare, balita asal Dukuh Pakis itu juga diduga mengalami gangguan bronchitis. "Untuk memastikan kondisinya kami besok akan melakukan tes VCT," ujar Dewi.
Seperti diberitakan, Figo dan tiga bocah lain, Aldi, Fairus, dan Aisyah, dirawat di RSUD Dr Soewandhie karena mengalami gangguan gizi. Aldi adalah putra pasangan Ny Romlah-Yahya, warga Kedinding Lor II Surabaya. Sedangkan Fairus putra Abdul Halim warga Krampung III dan Aisyah putra pasangan Ny Rohayah-Agus warga Sidomulyo.
Karena kondisi membaik, Aldi dan Aisyah kemarin telah diizinkan pulang. "Kalau Figo dia memang gizi buruk, tapi kalau tiga lainnya mengalami gangguan gizi karena penyakit pemberat," ujar Didiek.
Figo Cs menambah panjang daftar pasien balita gangguan gizi di RSUD Dr Soewandhie pada 2009. Sejak Januari sampai September 2009 ada 245 pasien balita gangguan gizi dirawat di RS milik pemkot itu. Dari jumlah itu sepuluh di antaranya meninggal dunia. rey

Balita Gizi Buruk di RSU Dr Soewandhie 2009 :
Januari 32 pasien
Februari 24 pasien
Maret 29 pasien
April 28 pasien
Mei 25 pasien
Juni 20 pasien
Juli 26 pasien
Agustus 30 pasien
September 31 pasien

Balita Gizi Buruk Meninggal di RSU Dr Soewandhie 2009 :
Nama Alamat Waktu Meninggal
1. Chelsea Pogot Karya Bhakti Februari
2. Putri Tambak Asri I Februari
3. Farel Bulak Jaya VII Februari
4. Syahkirah Simomulyo Baru Maret
5. Aisyah Tenggumung Wetan Gerudan II Maret
6. Sifaul Jati Purwo IV 19 April
7. Alfiyah Kapasari VI 30 April
8. Iswatun Kampung Seng Komp III 1 Mei
9. Vika Kali Sari Sayangan I Juni
10. Suprianto Wonosari Lor I Juli