-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

04 September 2009

Larangan Bersedekah di Jalan Dikritik

http://www.beritakota.co.id/berita/kota/13983-larangan-bersedekah-di-jalan-dikritik.html

Larangan Bersedekah di Jalan Dikritik
Jum'at, 04 September 2009 02:21
JAKARTA, BK
Larangan memberi sedekah kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di jalanan menuai kritik. Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Paulus Wirutomo berpendapat memberi adalah perbuatan baik. Aneh jika Pemprov DKI Jakarta menganggap melanggar hukum dan harus dikenai sanksi berupa denda atau kurungan badan.

"Kebijakan yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta bertujuan baik, yakni mengurangi pengemis di jalanan. Namun pemprov telanjur menilai buruk semua tindakan meminta balas kasihan. Padahal tidak semua manusia ingin menjadi pengemis. Apalagi harus dilakukan di tengah padatnya kendaraan atau di lampu merah. Kondisi itu tercipta karena ada perbedaan definisi terhadap sedekah," katanya dua hari lalu.

Paulus menilai tindakan pemprov seolah putus asa dalam mengatasi masalah pengemis yang selalu menjamur setiap Ramadan tiba. Padahal seharusnya menerapkan cara-cara yang lebih masuk akal. "Jangan putus asa dalam membina PMKS. Sebab itulah tugas umaro (penyelenggara pemerintahan)," ungkapnya.

Kalau harus melaksanakan tindakan tegas agar pengemis jera, tambah Paulus, harus dilakukan secara terus menerus alias jangan setengah-setengah. "Semua kebijakan yang dilaksanakan pemerintah biasanya hanya berlaku selama satu musim, setelah itu kembali kendor. Buktinya pemberi_an sanksi terhadap para perokok," tandasnya.

Sedangkan Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jakarta Pusat Andi Muchdar mengatakan, maraknya pengemis di bulan Ramadan bisa berujung pada hal-hal yang tak dinginkan. Misalnya kriminalitas. "Karenanya tindakan tegas itu diambil ," katanya.

Andi mengatakan, pihaknya tidak melarang siapa pun yang ingin memberi sedekah. Namun sedianya dilakukan dengan cara yang benar seperti di Masjid, Gereja, yayasan, dan sebagainya. "Memberikan sedekah tidak harus di jalan. Itu sama saja mengajari pengemis tetap hidup di jalan," tandas Andi. O amh