http://www.beritakota.co.id/berita/kota/13984-setelah-lebaran-pkl-lorong-104-harus-hengkang.html
Setelah Lebaran PKL Lorong 104 Harus Hengkang | Jum'at, 04 September 2009 02:22 | PEMBENAHAN saluran air dan peninggian Jl Lorong 104 hingga Jl Sindang, Kecamatan Koja akan segera dilakukan untuk meminimalisir genangan air yang kerap meresahkan warga sekitar. Sayangnya upaya itu dihalangi ratusan geladak milik pedagang yang puluhan tahun bercokol di sepanjang jalan itu.
"Kami minta pengelola pedagang Lorong 104 segera membenahi geladak milik pedagang. Jangan hanya mengutip iuran, sementara saluran dipenuhi sampah dan dangkal akibat lumpur. Akibatnya warga sekitar kerap kebanjiran saat terjadi air pasang dan hujan," kata Imron, warga Jl Cempaka, Rawabadak Utara kepada Berita Kota, Kamis (3/9).
Imron menegaskan, selama ini keberadaan pedagang meresahkan para pengendara yang melintasi Jl Lorong 104. Soalnya, lapak dan geladak dagangan diletakkan di bahu jalan. "Kami minta fungsi jalan tersebut dikembalikan seperti semula dan saluran langsung dibersihkan. Sebab, selama ini pengelola pedagang tidak becus mengatur para pedagang walaupun mereka menerima kutipan uang kebersihan dari pedagang," tandasnya.
Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Utara Muhammad Yuliadi membenarkan bahwa pemkot akan segera membenahi saluran kawasan itu guna memperbaiki sistem pengendalian air di kawasan Koja. Rencana ini untuk meminimalisir genangan air yang kerap terjadi. "Langkah itu menjadi target utama. Secara bertahap pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Jl Lorong 104 hingga Jl Sindang sepanjang 800m2 akan dilakukan. Direncanakan pelaksanaannya akan dimulai seminggu sebelum Lebaran," jelasnya.
Program peningkatan infrastruktur di lokasi itu sebenarnya sudah harus terlaksana. Namun terhambat geladak milik para pedagang yang diletakkan di atas saluran air dan sengaja menutupnya. "Warga setempat banyak yang mengeluh, karena arus air terhambat dan mengakibatkan genangan air di lingkungan sekitar," tandas Yuliadi.
Terkait dengan rencana pemerintah yang hendak merelokasi para pedagang Lorong 104 Permai ke lokasi binaan dan sejumlah pasar yang disediakan PD Pasar Jaya, tambah Yuliadi, akan dilakukan untuk mendukung pengembalian fungsi Jl Lorong 104 menjadi fasilitas umum. "Jalan itu akan ditinggikan mulai dari 20cm hingga 30cm. Guna memperlancar program itu, Pemkot Jakut akan menyosialisasikannya kepada warga setempat dan para pedagang," tambahnya.
Wakil Walikota Jakut Atma Senjaya menambahkan, pihaknya memberikan batas akhir bagi para pedagang untuk mengosongkan lokasi, karena Jl Lorong 104 akan dikembalikan sesuai fungsinya menjadi jalan umum. "Sehari setelah Lebaran, Jl Lorong 104 harus dikosongkan dan itu sudah menjadi kebijakan Pemkot Jakut. Diharapkan para pedagang bisa memahaminya dan bersedia menempati lokasi binaan yang telah disediakan," tegas Atma. O day |
|