-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

05 December 2008

Merampok, Dua WNI Tewas Ditembak di Malaysia

Merampok, Dua WNI Tewas Ditembak di Malaysia

Selasa, 26 Agustus 2008 | 14:36 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Dua warga Indonesia, perampok spesialis rumah tinggal yang biasa beroperasi di Selangor dan Negeri Sembilan, Malaysia, mati ditembak ketika hendak menyerang polisi di Pinggiran Taman Kiambang Indah, Serendah, Malaysia, Selasa (26/8).
 
Tiga warga setempat, termasuk seorang wanita yang dipercayai ikut bersekongkol dalam kegiatan itu turut ditahan, kata Kepala Bagian Penyelidik Kriminal Selangor, Hasnan Hassan.
 
Menurutnya, kejadian tersebut terjadi pada jam 4 pagi ketika semua tersangka yang menaiki sebuah van dan sebuah taksi dicurigai oleh anggota Bagian Penyelidik Kriminal Berat, Kantor Kepolisian Negara Bagian Selangor.
 
Hasnan mengatakan, ketika polisi mememerintahkan mereka berhenti, tiga lelaki warga negara Indonesia yang bersenjatakan parang dan pisau yang berbentuk seperti sabit, itu malah menyerang polisi. "Dua lelaki mati di tempat kejadian dan seorang lagi melarikan diri," katanya seperti yang dipetik dari Kantor Berita Malaysia, Bernama.
 
Dua lelaki yang tewas tersebut berumur 20 dan 35 tahun, sementara mereka yang ditahan berumur antara 20 dan 30 tahun. Tiga lagi rekan tersangka yang juga warga negara Indonesia melarikan diri dengan menaiki taksi. Dari kedua kendaraan itu, polisi menemukan sebagian besar benda yang dirampok dari enam buah rumah mewah di Serendah, Kuala Selangor, dan Nilai.
 
Benda-benda tersebut antara lain komputer, telepon genggam, dan kamera. "Jumlah keseluruhan hasil rampokan bernilai 180 ribu Ringgit Malaysia (sekitar Rp 540 juta)," kata Hasnan.
 
Dia mengatakan, geng yang membidik rumah mewah, merampok pada pagi buta dan mereka sering melakukan kekerasan terhadap para korbannya, dan tak segan melukai mereka. "Kami kini sedang fokus pada pengungkapan dalang dari geng tersebut," ucap Hasnan.
 
BOBBY CHANDRA