-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

21 July 2008

PKL Muncul karena Negara Penuh Kesulitan

19/07/2008 16:31 wib - Daerah Aktual

Yogyakarta, CyberNews. Terdapat tiga periodisasi penting terkait perkembangan PKL (pedagang kaki lima) di Indonesia, yaitu tahun 1960, 1980 dan tahun 1998.

Secara sosial, ekonomi dan politik, tahun 1960 merupakan tahun-tahun penuh kesulitan dan negara berhadapan dengan banyak persoalan. Di tahun-tahun itu ditengarai mulai muncul PKL dan premanisme di tengah masyarakat.

 

Sementara membaiknya pertumbuhan ekonomi tahun 1980 yang tidak diimbangi terbukanya lapangan kerja, menyebabkan perkembangan PKL mengalami peningkatan. Sedangkan di tahun 1998 telah terjadi perubahan paradigma terhadap PKL, yaitu PKL tidak lagi dipandang sebagai rakyat kecil dan miskin, tetapi terkadang sebagai orang yang memiliki pendapatan yang lebih baik dari mereka yang bekerja di sektor swasta dan pemerintah.

 

Demikian dikatakan Sheri Gibbings, kandidat doktor ilmu anthropologi Universitas Toronto Kanada, saat memaparkan hasil penelitiannya di Pusat Studi Asia Pasifik UGM, di kampus Bulaksumur, Yogyakarta.

 

"Di tahun-tahun 1980-an sudah ada perubahan perlakuan terhadap PKL. Meski kebijakan ''mall'' menjamur, mereka lebih suka membeli di PKL karena di situ ada komunikasi antara pembeli dan penjual," ujarnya.

 

Hasil penelitian Sheri menunjukkan terpusatnya PKL-PKL di Pasar Kuncen Yogyakarta misalnya, tidak selalu mengundang keuntungan. Hal tersebut, katanya, karena akses pasar kurang strategis.

 

"Meski begitu beberapa pedagang merasa senang. Selain memiliki tempat berdagang yang jelas, di tempat ini PKL merasa memiliki masa depan," tandas Sheri saat diskusi ''Pedagang Kaki Lima: A Fihure of Indonesian Cultural Imaginary'' itu.

 

http://www.suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=10010