SUARA PEMBARUAN DAILY Dunia Hadapi Kelebihan dan Kekurangan Gizi[JAKARTA] dunia menghadapi dua masalah gizi pada krisis pangan saat ini, yakni kelebihan dan kekurangan gizi. "Sebagian besar penduduk dunia menderita penyakit tidak menular. Anak-anak, ibu hamil, dan perempuan di negara berpendapatan rendah menderita malanutrisi. Si sisi lain, penderita penyakit karena gizi berlebih melanda penduduk dunia, khususnya kalangan muda di negara berpendapatan menengah tinggi," kata Prof Rosemary Walzem dari Texas A & M University, pada "International Conference Investing in Food Quality, Safety and Nutrition," Senin (27/9) di Jakarta. Dikatakan, terjadi peningkatan penduduk berbadan gemuk dan kelebihan berat badan. Tahun 2000, sebanyak 300 juta pendududk dunia menderita obesitas dan 1,1 miliar kelebihan berat badan (overweight). Tahun 2005, jumlahnya meningkat menjadi 414 juta menderita obesi-tas dan 1,5 miliar kelebihan berat badan. Khusus Indonesia, Prof Rosemary menyatakan sekitar 23 persen perempuan dan 10 persen laki-laki mengalami obesitas dan overweight. Untuk menekan kondisi ini, Prof Rosemary menyarankan pemerintah untuk mempromosikan diet sehat dan aktivitas fisik yang cukup, mengonsumsi makanan yang beranekaragam dan buah-buahan setiap hari, bangga mengonsumsi pangan tradisional. [PR/N-6] Last modified: 27/10/08 |
09 December 2008
Dunia Hadapi Kelebihan dan Kekurangan Gizi
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Tuesday, December 09, 2008
