Malaysia Santuni PRT Indonesia Rp 112 Juta Sabtu, 13 Desember 2008 | 09:43 WIB KUALA LUMPUR, SABTU — Pembantu rumah tangga (PRT) asal Tegal, Suaenah (33), akan menerima uang asuransi sebesar Rp112 juta atau 35.000 ringgit akibat kecelakaan kerja, kata presiden Persatuan Agensi Pembantu rumah Asing (PAPA) Malaysia Zulkepley Dahalan. "Jika dengan agensi yang bukan anggota PAPA, korban hanya menerima 25.000 ringgit tapi karena agensi anggota PAPA maka akan menerima 35.000 ringgit. Minggu depan uang asuransi Suaenah akan diberikan melalui KBRI," kata Zulkepley Dahalan di Kuala Lumpur, Sabtu. Suaenah, pembantu rumah tangga asal Tegal, meninggal akibat bencana longsor yang menghancurkan 14 bungalo di Taman Bukit Mewah, Bukit Antarbangsa, Selangor, Sabtu (6/12) sekitar pukul 04.00 dinihari. Bencana ini menelan empat orang meninggal yakni Shaiful Khas Shahrudin (20), dokter hewan Dr S Yogeswari (40), akuntan Ng Yee Peng, (40) dan pembantu rumah warga Indonesia, Suaenah (33). Kejadian tanah longsor itu menarik perhatian PM Malaysia Abdullah Badawi dan Wakil PM Najib Tun Razak yang langsung meninjaunya. Suaenah bekerja sejak Agustus 2008 pada seorang warga setempat bernama Datuk Farid Ungku Abdul Rahman. Ia disalurkan oleh agensi MNK Sdn Bhd (Malaysia), anggota PAPA, dan salah satu anggota PJTKI. Jenazah Suaenah sudah dipulangkan ke keluarganya di Tegal, Jawa Tengah, hari Rabu lalu. |
19 December 2008
Malaysia Santuni PRT Indonesia Rp 112 Juta
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Friday, December 19, 2008
Label: Buruh migran
