TKI Tewas Akibat Kecelakaan Kerja di MalaysiaRabu, 29 Oktober 2008 | 16:46 WIB TEMPO Interaktif, Kediri- Slamet, 45, Tenaga Kerja Indonesia (TKI), asal Desa Sepawon, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri tewas dalam kecelakan kerja di Selangor Malaysia. Jenazahnya tiba di kampung halamannya Rabu (29/10) sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Kedatangan jenazah Slamet yang bekerja di Malaysia sejak tahun 1991 itu tanpa diantar Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) atau perwakilan organisasi perburuhan yang biasa mendampingi kasus-kasus TKI.
Peti jenasah Slamet hanya ditemani Supiah, 35, rekan kerja Slamet di Malaysia. Perempuan itu berasal dari Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri yang berdekatan dengan kediaman Slamet.
"Majikan saya menyuruh saya mengantar jenasah Slamet karena saya juga dari Kediri dan prosedur pemulangan jenasah harus ada keluarga atau teman yang mendampingi," kata Supiah, Rabu (29/10) begitu tiba di rumah duka.
DWIDJO U. MAKSUM |
04 December 2008
TKI Tewas Akibat Kecelakaan Kerja di Malaysia
Diunggah oleh
The Institute for Ecosoc Rights
di
Thursday, December 04, 2008
Label: Buruh migran
