-->

Headlines

The Ecosoc News Monitor

30 July 2009

Diminta Pindah ke Pasar Pedagang Bongkar Lapak

http://www..beritakota.co.id/berita/kota/11076-diminta-pindah-ke-pasar-pedagang-bongkar-lapak.html


Diminta Pindah ke Pasar Pedagang Bongkar Lapak
Kamis, 30 Juli 2009 01:04
JAKARTA, BK
Puluhan pedagang yang bercokol di samping Pasar Tebet Timur di Jl Tebet Timur Dalam, Kelurahan Tebet Timur, Jakarta Selatan akhirnya membongkar lapak masing-masing. Pembongkaran dilakukan setelah aparat kelurahan meminta mereka segera menempati kios di dalam pasar. Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga turut membantu pedagang melakukan pembongkaran.

Yanto, warga RW 05 Kelurahan Tebet Timur mengatakan, selama ini lapak pedagang yang memanfaatkan bahu jalan serta trotoar sangat mengganggu ketertiban, keindahan, dan kenyamanan lingkungan. "Permintaan warga baru sekarang bisa terwujud. Padahal sudah berulangkali meminta aparat terkait melakukan penertiban. Para pedagang seharusnya ditampung ke dalam pasar," ujarnya, Rabu (29/7).

Namun beberapa pedagang sempat melancarkan protes kepada petugas. Mereka mengaku sudah menggelar usaha 37 tahun lalu di kawasan itu. "Kami sudah berusaha puluhan tahun lalu, kenapa baru sekarang diminta dibongkar?" tanya Amin, salah seorang pedagang makanan.

Menurut Amin, keberadaan pedagang di lokasi tersebut tidak gratis. Setiap hari para pedagang dipungut uang kebersihan, ketertiban, dan keamanan. "Besarnya iuran bervariasi dari Rp1.000 hingga Rp2000/hari yang diperuntukkan bagi kepentingan lingkungan sekitar dan sudah berlangsung 37 tahun lebih. Tapi kenapa baru sekarang diminta pindah ke dalam pasar?" ujarnya.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Satpol PP Jakarta Selatan Bambang Setiono menegaskan, sebelum para pedagang diminta membongkar lapaknya, pihaknya sudah menggelar sosialisasi. Jika sampai batas waktu yang ditentukan, yakni hingga Ramadan lapak belum juga dibongkar, aparat akan melakukan pembongkaran paksa.

"Kami sudah melayangkan surat pemberitahuan dan menggelar sosialisasi kepada pedagang. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak mau pindah, terpaksa kami bongkar paksa," ujar Bambang.

Ditegaskan, pihaknya sudah meminta pedagang dan pemilik kios pindah ke dalam Pasar Tebet Timur yang memang masih banyak kios dan lapak kosong. O brn